Short-Term-Memory Loss Syndrome
Aku lupa si ini, aku lupa si itu. Lupa si ini, lupa si itu banyak sekali….
(dinyanyikan dengan nada soundtrack Doraemon)
Saya sering sekali mengalami kondisi yang seenak jidat saya sebut sebagai penyakit ‘amnesia mendadak’. Saya melupakan wajah seseorang yang telah saya kenal dengan baik. Parahnya, orang yang bersangkutan masih sangat mengingat saya. Saya, kejam sekali. Gejala seperti ingat wajah namun lupa nama ternyata menjadi salah satu indikasi penyakit memori masyarakat urban zaman sekarang.
Short-Term-Memory Loss Syndrome:
Berkurangnya daya ingat manusia disebabkan oleh dua hal yakni faktor trauma dan non trauma. Faktor trauma jika penderita pernah mengalami benturan keras di kepala akibat kecelakaan atau peristiwa lain. Sedangkan faktor non trauma jika pembuluh darah penderita mengalami gangguang sehingga tidak bisa menyuplai darah ke otak (Detikhealth).
Short-Term-Memory Loss Syndrome lebih sering dikenal orang sebagai sindrom ‘cepat lupa atau ‘lupa sesaat’. Menurut beberapa sumber yang saya baca di sini, sini, dan sini, ternyata sindrom ini cukup banyak dialami oleh orang-orang. Awalnya, saya mengira kalau jangan-jangan hanya saya yang aneh karena sering mengalami ini.
Tetapi agak mengerikan. Konon sindrom ini jika terus-menerus dipelihara dapat saja menyebabkan orang yang bersangkutan malah terkena penyakit memori ‘pikun’ di usia muda.
Namun, ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan demi menghindari diri dari sindrom ini, 2 di antaranya (yang saya tahu) ialah seperti berolah raga dan makan-makanan bergizi. Sindrom ini semakin sering dialami oleh kalangan urban karena pada umumnya mereka dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan dan makanan yang serba instan.
nice post gan
Atok Sn
March 11, 2011 at 7:06 pm
Awas, nanti rentan kena demensia lho di kemudian hari
.
Cahya
March 11, 2011 at 9:38 pm
wah, saya termasuk orang yg cepat lupa nih…
alfer
March 12, 2011 at 12:33 am
Asik, gaya hidup saya saat ini udah bener dong… (olahraga rutin dan nutrisi sempurna)
Asop
March 12, 2011 at 8:46 pm
minum kopi juga termasuk, sop?
oma
February 4, 2012 at 6:37 am