Alin Aun Adyana

yang sedang belajar…

mempersiapkan perjalanan

with 6 comments

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, bulan ini saya menerima dua kejutan. Yang pertama ialah wisuda, serta yang kedua ialah dapat surat lantik Mapala UI. Saat ini, saya sedang mempersiapkan perjalanan pelantikan saya. Seperti biasanya, masa-masa persiapan perjalanan adalah masa-masa paling sibuk yang harus saya lalui. Inilah alasan utama yang paling tidak memungkinkan saya lulus cepat. Bagaimanapun juga, prinsip Perjalanan yang dilakukan oleh Mapala UI benar-benar bukan sembarangan karena bagaimaapun, segala sesuatu perencanaan harus diperhitungkan dengan matang, baik itu urusan teknis maupun non teknis yang dibutuhkan saat di lapangan. Karena prinsip yang diutamakan saat melakukan pendakian (olahraga outdoor lain) hingga kapanpun ialah keselamatan

1. Navigasi Darat

Saya bukan anak Geografi, Geologi, atau apapun itu yang berunsur ilmu kebumian. Namun, berkutat di alam bebas membutuhkan kemampuan navigasi darat yang tidak boleh jelek. Prinsip yang selalu diutamakan di dalam sebuah perjalanan ialah keselamatan. Navigasi, bagaimanapun juga, memiliki peran yang sangat besar untuk mengurangi risiko nyasar di belantara hutan. Di dalam bernavigasi ini, kita harus mahir membaca peta topografi yang berkontur-kontur, meriset cuaca, tidak ‘gagap’ menggunakan kompas dan protaktor. Navigasi dapat dibilang dasar yang harus dimiliki oleh setiap pendaki. Melalui navigasi, kita belajar untuk melihat penampakan medan yang akan dilalui sehingga dapat menghindari berbagai bahaya di depan, seperti jatuh dari jurang, jarak yang akan ditempuh, kecuraman medan, bentangan alam, serta lain sebagainya.

2. Medis

Setelah melakukan riset navigasi, tentu akan ditemukan titik-titik mana saja yang dinilai ‘rawan’ terjadi kecelakaan. Di sini, keahlian medis dibutuhkan untuk menganalisis apa saja kondisi yang akan rentan dialami oleh pendaki. Misalnya, jika di tempat yang tinggi, pendaki cenderung untuk terserang hipotermia sehingga dibutuhkan keahlian penanganan pertamanya. Jika di dalam riset navigasi ditemukan titik-titik berbahaya, medis harus menyiapkan berbagai kondisi. Jika di dalam tim ada seseorang yang sekarat dan butuh cepat dibawa ke rumah sakit, maka medis pun harus sudah meriset rumah sakit mana yang akan dituju untuk dimintai pertolongan. Riset medis wajib dilakukan.

Selain itu, tim medis wajib melihat kondisi timnya, baik ketika sebelum maupun sesudah perjalanan. Gizi makanan saat perjalanan pun perlu diatur. Karena perjalanan yang akan ditempuh butuh ketahanan fisik yang baik, maka persiapan olah raga sebelum melakukan pendakian perlu dilakukan. Apalagi ketika kejadian tak terduga terjadi, misalnya ketika tersasar, maka tim medis sudah harus memastikan jika kondisi tim harus dapat lebih bertahan dari waktu pendakian yang sebelumnya telah ditentukan. Misalnya, ketika estimasi pendakian awal ditentukannya ialah selama 3 hari, maka tim medis harus memastikan jika daya tahan fisik tim minimal harus dapat bertahan selama 5 hari.

3. Rescue

Setelah kemampuan medis, dibutuhkan pula tim rescue. Tim rescue harus meriset jalur mana yang dapat dijadikan jalur evakuasi. Selain itu, mereka wajib memikirkan jalan untuk melewati medan yang sulit. Misalnya, ketika menemukan medan dengan sudut 90 derajat, maka tim rescue sudah harus mempersiapkan peralatan apa yang akan digunakan untuk membantu lancarnya pendakian. Atau, ketika ada salah seorang tim yang terjatuh ke jurang, timrescuejuga harus mahir memutuskan ‘sistem’ apa yang akan digunakan sebagai evakuasi.

4. Komunikasi

Komunikasi di alam bebas biasanya akan menggunakan HT. Di sini, tim komunikasi wajib memahami seluk beluk pemasangan radio untuk memperoleh sinyal di dalam hutan. ketika belajar ini, saya harus pintar-pintar memahami komponen-komponen radio manual yang biasanya digunakan di alam bebas. Setelah itu, kita juga harus terlebih dahulu meriset gelombang radio yang biasanya digunakan di lokasi pendakian tersebut. Jangan sampai gelombang radio yang dipilih ternyata adalah gelombang radio yang ‘ramai’ sehingga fungsi komunikasi itu sendiri akhirnya tidak dapat digunakan.Komunikasi di alam bebas juga penting untuk dikuasai untuk meminimalisasi kejadian-kejadian yang tidak terduga.

5. Manajemen tim

Beberapa sisanya ialah seperti manajemen konsumsi, penggunaan air, pembagian peran tim selama perjalanan. Tentu saja, komponen manajemen tim selain yang saya sebutkan di atas masih ada yang lain.

Sebenarnya saya ingin sekali menceritakan satu demi satu manajemen perjalanan yangs edang saya lakukan. Tetapi, semakin memikirkannya, semakin banyak hal yang ingin saya ceritakan dan ini membuat saya menghabiskan waktu semakin lama untuk menulis. Teman-teman, saya akan menuliskan feature perjalanan saya nanti di blog ini. Semoga kalian dapat belajar dan mengenal lebih baik jika olah raga outdoor semacam ini, bukan olah raga biasa, melainkan olahraga yang membutuhkan kesiapan otak maupun fisik jika ingin berhasil selamat hingga tujuan.

Written by alinaun

February 22, 2012 at 1:23 pm

Posted in catatan perjalanan

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. wah kalo saya biasanya jalan jalan berdua bang :)

    Eko Wardoyo

    February 22, 2012 at 6:18 pm

  2. Kalau untuk perjalanan simple, tampaknya gak begini persiapannya ya? hehehe :D
    Nice info :)

    elfarizi

    February 22, 2012 at 10:26 pm

  3. persiapan yg matang semoga perjalannya lancar ya

    lidya

    February 22, 2012 at 10:37 pm

  4. don’t forget
    LEAVE NO TRACE :)

    Ismail Agung

    February 23, 2012 at 6:43 am

  5. saya bukan anak PA, Mapala atau sebutan lainnya. tapi saya belajar juga tentang poin-poin yang kamu sebutkan di atas. setidaknya biar perjalanan di hutan tenang lancar aman terkendali :3

    Ismail Agung

    February 23, 2012 at 6:45 am

  6. perjalanan panjang memerlukan bekal… :-)

    HQm

    February 25, 2012 at 5:29 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s