Alin Aun Adyana

yang sedang belajar…

hingga akhirnya menyelesaikan kuliah, ya..

with 5 comments

Aku ingat sekali, dulu ketika memutuskan untuk mau kuliah di mana, jurusan yang paling aku inginkan ialah seni. Sejujurnya, karena dulu aku merasa diremehkan oleh salah seorang guru di sekolah, aku berjuang keras untuk kuliah di universitas ternama. Melebihi anaknya yang selalu dia puji setiap kali di depanku. Pada waktu itu, sebenarnya aku benar-benar sangat sedih dan tersakiti-akhirnya mengaku. Membuat aku stres dan harus belajar keras, padahal, belajar sama sekali buka hobiku. Sewaktu memilih jurusan, pun sebenarnya tidak ada satu pun yang kuminati.Yang kusuka saat itu hanya jurusan seni, tetapi karena merasa sekolah seni itu mahal, akhirnya aku memutuskan untuk masuk ke universitas negeri, dengan catatan, harus universitas negeri yang jauh lebih bagus dari anak guru saya.

Setelah belajar dan mendapatkan nilai passing grade yang selalu meningkat hingga yakin dengan pilihan arsitektur, tiba saatnya aku untuk menempuh UMB. Pilihanku waktu itu UI, ya. Tapi, sepertinya memang tidak jodoh. Setiap kali aku menemui hari-hari yang penting, pasti selalu merasa tegang dan stres. Akibatnya, UMB aku tidak diterima. Oknum yang meremehkanku semakin punya alasan untuk menyudutkanku.  Belajar dari pengalaman pertama, masalah utama ada pada ketidaksiapan mentalku mengerjakan ujian. Yang kedua adalah kenyataan kalau sebenarnya aku tidak ingin masuk arsitektur. Walaupun suka, saat itu aku sadar kalau yang kuingin lakukan bukan sekedar pencipta seni bagi orang-orang tertentu. Menjadi seorang arsitek tidak mungkin dapat memuaskan keinginanku yang sebenarnya. Kebiasaan. Sempat berfikir untuk masuk jurusan sosial karena saya yakin dengan kemampuanku saat itu, jurusan favorit pasti bisa berhasil kudapat. Tetapi, lagi-lagi karena bukan jodohnya, sewaktu diminta memilih aku cenderung jauh lebih tertarik dengan Kesehatan Masyarakat. Sempat bingung, rasanya jurusannya asing. Orang tua pun sempat geleng-geleng kepala kok pilihannya itu. Dikira cari ‘aman’ sama kebanyakan teman. Bisa jadi, yang penting masuk universitas yang bagus dan mengalahkan si anak guru itu. Ketika akhirnya masuk, sempat gak suka dengan mata kuliahnya, sampai ketika akhirnya aku semakin mendalaminya, semakin mencintai pilihan yang kutentukan.

Teman-teman, perjalananku mulai dari awal lulus SMA, kuliah, hingga kerja, sungguh tidak ada yang gampang. Padahal baru sebatas ini karena kenyataannya memang jauh lebih banyak yang hebat. Memiliki kesempatan kuliah membuatku belajar banyak hal. Sebenarnya saat ini aku sedang tertarik pada suatu tema dan bulan depan, insyaallah, mau kuajukan ke dosen. Walaupun statusku bukan mahasiswa lagi, tapi sudah jelas ya, minatku memang ada pada tulisan, terutama riset dan jurnalistik. Aku akan mengembangkan ini. Aku bersyukur karena akhirnya aku benar-benar diberikan jalan yang kuasa pada pilihan yang sebenar-benarnya terbaik. Sekali lagi, rasanya sedih dan terharu sekali menapak tilas perjuangan orang-orang terdekatku, terutama orang tua dan adik-adikku, yang selalu mendukungku. Motivasi karena diremehkan dulu, langsung hilang karena didominasi oleh orang-orang yang selalu mendukungku. Rasanya, kalau aku tidak dapat berjuang semakin keras dari saat ini, aku benar-benar tidak tahu malu. Aku benar-benar akan berusaha keras menjadi yang terbaik, bermanfaat bagi orang lain, terutama yang berada paling dekat denganku selama ini. Duh, menuliskan semua ini kok rasanya seperti baru saja meneriakkan mimpi di depan banyak orang :p Ya ya, aku akan semakin melesat! Sebentar lagi, karyaku keluar di pasaran :D hehehe.. bismillah..

Written by alinaun

February 24, 2012 at 12:38 pm

Posted in aku di siang ini

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Great motivating post! Aku terharu bacanya. Semoga sakses ya!

    ndutyke

    February 24, 2012 at 1:04 pm

  2. semangat mbakkkk \(^o^”)/

    aku kuliah tidak bisa seenaknya memilih karena memikirkan keadaan ekonomi keluarga, akhirnya kuliah di BSI dengan biaya terjankau walaupun mesti kerja keras nyankul untuk bayar kuliah *hahahahaha tapi saya akan terus semangat sampai akhirnya aku sukses dan tidak lagi diremehkan oleh orang orang yang pernah meremehkan ku mbak hahahaha <—- curcol

    hadouhhh jadi ngawur

    pokoknya lanjutkan motivasi mu raih mimpi mimpimu jangan pernah menyerah

    GO FIGHTING ( kepal-tangan yes ) ƪ(˘⌣˘)

    Eko Wardoyo

    February 24, 2012 at 2:27 pm

  3. bagus tuh.. jadi malah termotivasi untuk maju ya… :)

    Arman

    February 25, 2012 at 1:36 am

  4. congrat ya mb….
    tunjukkan bahwa kita bisa….!

    bensdoing

    February 25, 2012 at 6:44 am

  5. Wow selamat ya… makan2… aku aja 6 taun baru bisa lulus. hahahaha

    Yoga PS

    February 25, 2012 at 2:05 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s